Rahasia Tuhan Yang Paling Dinanti

href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi4HjcA4GrziCGj1RdCcSLbnj-5sVBT1hOW3ZcbRMuxFaQRz7of7BwJwVrYwjlFK3DN9TdXqBhfs3P4baM5LtmtK0YuIPIJSFoBFApj9Hdflc1ZvGFS2SKdaIOCmLdBMwqp3iwkohvCTui6c1NY6uM8QZXgB6Lr8FT4f0HCYnEc0vbrW4Q68WBm0RsVulc/s1080/Untitled-2.png" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;">

      Assalumalaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, Selamat datang di blog saya yang berisi kegabutan yang dituangkan dalam tulisan. Kaliini penulis akan sedikit menangkan hasil pemikiran  mengenai jodoh,. Ini hanya sebgai refrensi pembuka cakrawala fikiran yang Insya Allah menghilangkan egelisahan perkara jodoh, kok aku belum dapat ya? Kok setelah menikah sifatnya berbeda ya?

Jodoh merupakan sesuatu yang tidak dapat diketahui manusia, dengan siapa, bertemu dimana, dan seperti apa cara bertemunya itu merupakan rahasia tuhan dan hanya  diketahui ketika sudah terjadi. Banyak orang berkata jodoh  itu bagaikan cerminan diri sediri, tapi semua itu apa benar? Terlepas semua benar atau tidak itu sesuai dengan persepsi, ada yang menyebutnya cerminan dalam struktur wajah, cerminan dalam tingkah laku. Semua itu hanya pendapat yang tak bisa dibantahkan dikarenanaan dasar pemikiran manusia yang berbeda-beda, lingkugan yang berbeda jadi membuat pola pikir yag berbeda pula. Cermin merupakan suatau alat yang dapat memantulkan bayangan, ada berbagai jenis cermin mulai, cembung, cekung, datar, banyangan yang dipantukan pun bebeda setia cermin yang digunakan

Disini penulis hanya ingin mengatakan banyak sekali contoh jodoh itu tak sesui, kenapa dia baik dapat yang tidak baik, coba ingat kembali Istri Nabi Nuh AS, Istri Nabi Luth AS dimana mereka merupakan  istri Nabi yang durhaka. Hal tersebut tercantukan dalam Al-Qur’an Sebagai landasan saya hidup. Atau Istri Firaun yang solehah yang dijamin masuk surga. Kenapa bias begitu? Yah menurut penulis sendiri itu merupaka contoh dari jodoh cerminan diri sendiri.

Yah coba ambil cermin lalu bererminlah, pakai cermin yang biasa kalaian pakak sebelum pergi, copa pegang telinga sebelah kanan? Apayang terjadi? Bayangan seperti pegang telinga kiri bukan? Seperti itulah jodoh berbeda, tapi bukankah perbedaan itu indah? Bayangan saja ketika hidup dalam berumah tangga dan tidak ada sedikit perbedaan didalamya, hasilnya tidak ada warna-warni keindahan hanya warna indah  satu dua warna.

Dari sini dapat di ambil kesimpulan bahwa jodoh merupakan pelengkap, bukan pemanis hidup,dimana dua insane yang saling melegkapi kekurangan menikmati pahit manisnya hidup berdua, saling menguatkan, mengapa bukan pemanis? Karena tak selamnya kehidupan selalau manis, ada asam, pahit, getir nya juga. Yah makanay penulis berpendapat jodoh itu memeiliki karateristik yang berbeda tetapi saling melengkapi, menutupi kekurangan masing-masing dimana si cerwwet dengan di pendiam, sipendiam dengan si cerewet, si ceroboh dengan si teliti, dan sebaiknya.

 

            Bagaimana jika dalam lingkup rumah tangga selalu  berbeda pendapat, mulai dari cara mendidik anak, persepsi terhadap sesuatu. Yah ituhal yang wajar didalam rumah tangga dikarenakan perbedaan lingkungan dimana sepasang insan yang telah dipertemukan dan disatukan dalam ikatan cintaitu dibesarkan. Ketika sepasang insan tersebut dapat memaklumi satu sama lain keharmonsan rumah tangga yang akan tercapai.

            Pacaran,kata yang sering disebutkan atau dilontarkan oleh kaula muda zaman sekarang, bahkan banyak sekali kata-kata mengenai pacaran itu sendiri, mulai dari Apel, LDR, Kencan, Gosting, DLL. Yah itu merupakan salah satu bentuk pengungkapan sebuah rasa yang berwujud sebuah kata. Pacaran memiliki sebuah makana pengenalan antara dua insan sebelum melangkah kejenjang yang lebih tinggi, bahkan ada sebuah istilah pelamianan merupakan puncak tertinggi dalam hubungan asmara.

            Menurut blog yang pernah saya baca pacaran konon  merupakan adat melayu, dimana zaman dulu seorang pemud a yang jatuh cinta dengan salah satu  pemudi akan mendatangi rumah peudi tersebut dan akan berpantun atau memainkan seruling, dihadapan bapak sang pujaan hati Gentel bukan? Selanjunya ketika perhatian sudah didapatkan dipanggilah pemuda tersebut masuk kedalam rumah untuk dipertemukan dngan gadis dambaannya, ketika sang gadis juga setuju maka bapak si gadis akan memberikan tanda di tangangan mereka menggunakan daun pacar agar menandakan mereka berdua sedang menuju tahap lamaran, dan pemuda tersebut di beri tenggang waktu untuk melanjutkan kejenjang berikutnya. Ketika itu pemuda tidak sanggup untuk melamar gadis tersebut, ia hars merelakan gadis yang ia dambakan berpacaran dengan pemuda lain. Gimana pemuda berani tidak datang kepada orangtua si gadis untuk meminta izin berkenalan pada gadis tersebut?

            Menurut saya pacaran merupakan tahap dimana seseirang menutupi seluruh kebroanya hanya untuk meyakinkan sicalon pasangan. Makanya banya sekali diantara kita yang baru mengetahu keburukan pasangan saat sudah menjain ikatan cinta. Jadi mau gak mau kita harus berlapang dada karena ia merupakan jodoh yang telah ditakdirkan.

Mungkin ini hanya sedikit pemikiran yang dapat saya tuangkan dalam bentuk tulisan, sekian dari saya mudah mudahan pemikiranyang tertuang dalam tulisan dapat bermanfaat sekiaan

Wassalamualaikm Warahmatullahhi Wabarakatuh

Sedikit Kata: 
Kita Bisa Merencanakan Dengan Siapa Kita Akan Bersama Tapi Tuhan Lah Yang Menentukannya

2 Komentar

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama